Menuju Harapan yang pasti

..::sebuah penantian yang tak kunjung usai::..

Archive for the ‘Artikel Islam’ Category

Izinkan Aku Menciummu, Ibu

Posted by areksby on March 10, 2009

Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya. Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku ?dipaksa? membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun. Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut. Kini, setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu ia melakukan itu semua. Karena aku juga akan menjadi seorang istri dari suamiku, ibu dari anak-anakku yang tidak akan pernah lepas dari semua pekerjaan masa kecilku dulu. Terima kasih ibu, karena engkau aku menjadi istri yang baik dari suamiku dan ibu yang dibanggakan oleh anak-anakku. Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak, ia yang mengantarku hingga masuk ke dalam kelas.
Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam | Leave a Comment »

Menuju hidup yang Islami

Posted by areksby on March 4, 2009

Oleh

Syaikh Abdullah bin Jaarullah bin Ibrahim Al-Jaarullah

Saudaraku….

Dengan penuh pengharapan bahwa kebahagian dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka kami sampaikan risalah yang berisikan pertanyaan-pertanyaan ini kehadapan anda untuk direnungkan dan di jawab dengan perbuatan.

Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat kehadapan anda dengan harapan yang tulus dan cinta karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, supaya kita bisa mengambil mannfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini.

Saudaraku…

Risalah ini dinukilkan dari buku saku yang sangat bagus dan menawan yaitu Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 – 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah dan diterjemahkan oleh saudara kita Fariq Gasim Anuz semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalasnya dengan pahala dan surganya.

Kehidupan Sehari-hari Yang Islami

1. Apakah anda selalu shalat Fajar berjama’ah di masjid setiap hari .?

2. Apakah anda selalu menjaga Shalat yang lima waktu di masjid .?

3. Apakah anda hari ini membaca Al-Qur’an .?

4. Apakah anda rutin membaca Dzikir setelah selesai melaksanakan Shalat wajib .?

Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam | Leave a Comment »

Resensi Sandiwara Langit

Posted by areksby on March 3, 2009

Sandiwara Langit

Buah karya : Al Ustadz Abu Umar Basyier
Total halaman : 212 halaman
Penerbit : Shofa media publika
Sebuah Kisah nyata bertabur hikmah Penyubur Iman.


Sebuah kisah nyata yang disajikan dalam sebuah untaian kata yang indah dan menawan. Ditulis oleh Al Ustadz Abu Umar Basyier dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Beliau merangkai kata demi kata sehingga terkumpulah sebuah kisah perjalanan hidup seorang anak adam yang penuh dengan rintangan dan cobaan dalam hidupnya.
Dalam kajiannya yang beliau sering bertutur bahwa hal ini (kejadian dalam buku ini) sering terjadi dalam kehidupan kita. Dan hendaknya kita sebagai seorang muslim bisa menjadikannya sebagai ibrah (pelajaran) yang sangat berarti, khususnya bagi mereka yang ingin/telah meyempurnakan separuh agamanya dengan pernikahan yang suci.
Mari kita mulai pembahasan buku ini …

Cerita dalam buku ini diawali dengan hadirnya seorang pemuda shalih yang berusia sekitar 18 tahun. Akan tetapi karena ia takut terjerumus dengan hal-hal yang dilarang oleh Agama, maka sangat berkeinginan untuk menikah dan menyempurnakan agamanya. Pemuda itu bernama Rizqon. Ia merupakan seorang pemuda yang berbeda dari pemuda-pemuda lainnya yang seumurnya. Mengikuti taklim merupakan aktifitas rutinnya setiap minggu. Ia mengutarakan keinginannya untuk menikah kepada seorang Ustadz yang sudah dikenalnya. Rizqon berkata bahwa ia sudah memiliki calon, akan tetapi ia belum meminangnya. Calonnya pasangannya tersebut bernama Halimah. Ia masih berusia 17 tahun. Satu tahun lebih muda dari Rizqon. Halimah juga baru lulus dari SMU, sama seperti Rizqon. Halimah juga merupakan pemudi yang shalihah lagi taat kepada Agamanya.

Ia sudah mulai berani meminta kepada orang tuanya untuk mengenakan jilbab semenjak kelas 5 SD. Namun orang tuanya khawatir dengan sikapnya,ia takut-takut anaknya terlalu ekstrim dalam mepelajari agama karena memang pada usianya ia tergolong anak yang berbeda dengan seusianya dimana banyak anak-anak lainnya yang belum berhijab. Dikeluarganya ia memiliki 2 orang sudara. Keduanya laki-laki. Yang pertama bernamaAsyraf dan kakaknya yang kedua Ja’far. Berbeda dengan Halimah, kedua kakaknya tersebut memiliki pengetahuan agama yang minim terlebih-lebih kakaknya yang pertama Asyraf. Ceritapun berlanjut…
Singkat cerita Rizqon meminang Halimah di depan kedua orang tuanya. Akan tetapi kedua orang tua Halimah kurang senang dengan pemuda ini (Rizqon). Ia merupakan pemuda muda yang masih belum mempunyai masa depan yang jelas, belum memiliki pekerjaan yang layak. Ayah Halimah khawatir jika putrinya tidak bisa hidup layak dengannya. Maka dengan terpaksa ayah Halimah menyetujui peminangan tersebut namun dengan syarat. Syarat yang menjadi sebuah pertimbangan yang sangat berat bagi Rizqon. Syarat tersebut adalah “Bahwa ia akan menyetujui pernikahan ini dengan syarat dalam waktu 10 tahun jika saya tidak bisa memberikan kehidupan yang layak, maka saya harus menceraikannya secara sukarela.” Merupakan persyaratan yang berat bagi kedua belah pihak, terutama bagi Rizqon yang latar belakangnya bukan seorang bagsawan apalagi orang yang kaya raya.
Maka dengan ketangguhan hati yang dimiliki oleh Rizqon ia menyetujui persyaratan tersebut dan pernikahanpun terjadi.
Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam | Leave a Comment »

Nasihat Untuk Para Pemuda

Posted by areksby on December 20, 2008

Assalamualaikum wr wb

Segala puji bagi Allah Rabb semesta Alam yang telah memberikan kita semua kenikmatan, nikmat sehat, khususnya nikmat yang tak terhingga nilainya, yakni nikmat islam yang sampai saat ini kita masih diberikan keteguhan oleh Allah untuk tetap istiqomah di jalanNya.shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan Nabi kita Muhammad Shalallahualaihi wasallam, beserta para keluarganya, sahabatnya serta umatnya yang senantiasa kokoh di atas jalanNya hingga kini.

Sesungguhnya seorang pemuda adalah merupakan tumpuan masa depan, bisa juga dikatakan sebagai sebuah asset yang berharga. Kenapa bisa demikian?? Tanya kenapa?

Seorang pemuda yang telah matang — yang dimaksud matang disini adalah dia matang dalam hal pemikirannya, sikapnya, serta tingkah lakunya — akan menjadi sebuah penerus generasi bagi “senior-seniornya” saat ini. Kenapa saya katakan senior, karena mereka semua adalah para pendahulu kita. Melalui merekalah kita bisa belajar, bagaimana seharusnya kita bersikap dewasa dalam segala hal.

Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan oleh seorang pemuda :

Senantiasa membekali diri dengan agama

Menjadi sebuah keutamaan yang paling utama dari setiap pemuda adalah bekal untuk dunia dan akhirat. Berapa banyak pemuda yang terjebak dalam maksiat yang dimurkai Allah, sebut saja free sex, narkoba, pergaulan bebas, MBA (Married By Accident) dll. Semua itu tidak lepas dari minimnya pengetahuan mengenai agama. Maka tidak ada kata lain selain harus membekali diri dengan pemahaman agama yang kuat, karena itu yang akan menjadi penuntunnya kelak untuk masa depannya.

Pilihlah teman yang baik

Bukankah Nabi pernah bersabda, “pilih-pilihlah dengan siapa engkau bergaul, jika engkau bergaul dengan para penjual minyak wangi engkau akan terkena bau wanginya, namun jika engkau bergaul dengan seorang pandai besi maka engkau akan terpercik apinya.” Hal ini menyiratkan bahwa teman menjadi penentu utama baik tidaknya perilaku seseorang. Jika ia berteman dengan anak yang sholeh maka secara tidak langsung dia telah menuju jalan yang diridhai oleh Allah, namun jika ia berteman dengan seorang ahli maksiat maka secara tidak langsung pula ia akan menjerumuskan dirinya kedalam api neraka.

Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam | Leave a Comment »

Perjalananku..

Posted by areksby on November 23, 2008

Sebuah jalan yang sedang kutapaki saat ini adalah merupakan sebuah pilihan yang harus kujalani

Alhamdulillah ya Rabb segala puji bagiMu yang telah memberikanku sampai saat ini sebuah kesehatan yang tiada terkira, nikmat pandangan yang sangat istimewa bagiku serta masih banyak nikmat lainnya yang mungkin tidak bisa aku menghitungnya.

sungguh perjalanan dakwah ini sangatlah berat, sangat berat ya Allah. tiada hari tanpa sindiran, cacian serta prasangka orang lain terhadap din ini. “Ya muqollibul qulub tsabbit qalbi ala dinnik, ya muqollibul qulub tsabbit qalbi ala tho’atik”

tiada hal yang wajib aku jalani sampai saat ini kecuali berusaha untuk tetap istiqomah tetap di jalanMu. tetap tegar di atas sunnah NabiMu dan perintah-perintahMu. tuntunlah hambaMu yang dhaif ini ya Rabb.

pertemukanlah aku kelak kepada bidadariku di surgamu yang kenikmatannya tiada terhingga, sungguh kenikmatan dunia ini sangatlah hina dan melalaikan. palingkanlah wajahku ini kepada apa saja yang membuatku jatuh ke dalam murkaMu.

sungguh Engkau merupakan Dzat yang tiada menyalahi janji hambaMu.

posted by Abu Fatih Al Kudury

Posted in Artikel Islam | Tagged: | 1 Comment »

Untukmu wahai wanita muslimah

Posted by areksby on November 23, 2008

Wajib bagi seorang wanita muslimah yang beriman untuk mempunyai kedudukan tinggi dan terangkat dari perhatian yang lebih dari hanya sekedar keindahan tubuh dan pakaiannya, tempat tinggalnya dan tempat pertemuannya.



Seorang wanita muslimah yang beriman akan mencapai kedudukan yang tinggi dan mulia jika memperhatikan aqidahnya yang muncul dari kedalaman hatinya, cinta dan loyalitas kepada Allah Rabbnya, berharap dan takut kepada Allah , inilah aqidah yang mendorongnya untuk berlomba-lomba didalam ketaatan kepada Allah Rabbnya yang menguasai langit dan bumi, dan berlomba-lomba untuk tunduk kepada Allah .

Ketaatan dan ketundukan ini muncul dari ilmu yang kokoh terhadap Al-Quran dan sunnah Rasulullah r, seorang wanita muslimah yang beriman mengetahui dengan yakin bahwasannya ia diciptakan oleh Allah dan akan kembali kepada-Nya, dan Allah telah memili seorang wanita agar menjadi ibu para umat manusia, seorang wanita adalah ibu para manusia yang mereka merasa tenang kepadanya, mereka merasa gembira didunia dan akhirat lantaran suri tauladan seorang wanita yang shalihah dan pendidikannya yang tinggi dan mulia, dan kepemimpinannya yang lembut dan bijaksana, dan dengan pengajarannya yang bersandar kepada kitab Al-Qur’an dan sunnah Rasul-Nya.

Seorang wanita adalah ibu bagi masyarakat yang bijaksana dirumah suaminya, Rasululla r bersabda :

“Seorang wanita adalah seorang pemimpin dirumah suaminya dan ia bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya”

Sebagian penyair mengatakan :

Seorang ibu adalah sekolahan

Jika anda menyiapkannya

Berarti anda menyiapkan generasi yang baik

Seorang ibu adalah taman

Jika seseorang memeliharanya ia akan tumbuh dengan baik

Seorang ibu adalah guru pertama …….

Tidaklah para ulama yang terkemuka, dan para penceramah yang mahir dan fasih melainkan dilahirkan dari perempuan-perempuan yang baik. Maka hendaknya seorang wanita yang shalihah menjadi anak perempuan yang beradab, isteri yang taat dan seorang ibu yang bertakwa. Hingga masyarakat islami tumbuh, berdiri diatas kesucian dan kehormatan dan ketakwaan, dan keimanan. Dan Allahlah yang mengetahui tujuan dan niat dan Dialah yang dimintai ertolongan dan tidak ada kekuatan dan daya melainkan dengan pertolonganNya.

Shalawat dan salam atas Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

oleh Abdul Shamad bin Muhammad Al Katib

Maraji’:
Diterjemahkan dari Majalah Al-Asholah.

Posted in Artikel Islam | Tagged: | 2 Comments »

Antara Akhwat, Gadis dan Wanita

Posted by areksby on November 20, 2008

Ketika seorang ikhwan bertanya kepadaku, “eh..akhwat tadi itu siapa namanya?”. Secara spontan saya menjawab ,”akhwat yang mana ya?” . dia lantas berkata, “itu yang berjilbab, yang jalan tadi .” itulah sepintas percakapan saya dengan salah seorang ikhwan. Mm..mm jika dibilang akhwat, mungkin terlihat agak sopan ya

Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam | Tagged: | 3 Comments »